"skenario" Tuhan
Beberapa tahun yang lalu tepatnya diawali dengan obrolan singkat di pagi hari, tetangga yang juga sahabat saya Hanna berkelakar "Apa madiun udah punya komunitas film?", nampaknya belum ada, ujarku singkat kala itu. Di daerah Purbalingga yang daerahnya notabene bukan kota besar, geliat film sangatlah besar. berangkat dari situ, kami merasa iri dengan kota Purbalingga, Madiun yang kotanya memang juga bukan kota besar tapi juga bukan kota yang tertinggal sudah saatnya masyarakatnya melek tentang film pikir kami. Kami lalu mencari data-data tentang perfilman lalu mulai mencari-cari orang yang merasa sevisi dengan kami. Kami ini bukanlah orang ahli di dunia perfilman tapi kami adalah pemuda yang merasa gelisah dengan keadaan kota Madiun yang monoton dan ingin mengenalkan bahwa film-film pendek dan film independen buatan anak Indonesia atau negara lain itu sangatlah keren (film gak sebatas ada yg diputer di bisokop kok?) kami patah arang, kami belum menemukan orang-orang yang mele...