menikmati!!
aaaaak...akhirnya kesampean jg duduk manis depan komputer sambil konsen buat ngeblog. setelah beberapa waktu saya sangat menikmati waktu-waktu "bermain". ya, akhir-akhir ini saya sedang mencoba belajar tentang bagaimana menikmati kehidupan. baik itu senengnya juga susahnya.keinget sebuah kalimat dari seseorang yang berbunyi "bersenang-senanglah dihari ini, sebab hari ini adalah hari-hari yang akan kau rindukan dimasa datang.". bener banget kan, kalau emang waktu itu gak berjalan mundur. jadi ya sebisa mungkin apa yang kita hadapi sekarang ini dilakuin dengan semaksimal mungkin.
sebenernya sembari menikmati apa yang ada, sekarang sih saya terlebih emang lagi meng"enak-enak"kan diri di zona nyaman ini. maksudnya my lovely home, Madiun yang mungkin dua atau tiga bulan lagi kondisinya bakalan gak akan sama karena saya harus sudah berjuang di ibukota. saya menikmati bau kamar saya yang sempit, menikmati kebersamaan sama keluarga, menikmati kumpul sama sahabat-sahabat terbaik saya, menikmati kuliner yang masih enak dikantong, menikmati ketidakadaan dari yang tidak ada (apa coba?), menikmati dengan berbaur dengan teman-teman baru dan ilmu yang seru, menikmati secangkir kopi yang harganya dua rebu tp masih sarat filosofi dan masih banyak lagi hal yang sedang saya nikmati sekarang ini.
semua yang saya lakukan karena saya tahu kalau saya mungkin akan tidak bisa atau tidak sering untuk melakukan "ritual-ritual" seperti yang saya sebutkan tadi. tapi saya jadi mikir lebih dalam, jika kita tahu saja kita akan menyiapkan semuanya dengan maksimal. maka untuk kematian yang waktunya tidak bisa kita prediksi apa kita juga sudah memaksimalkan apa yang kita lakukan?? *lagi-lagi ini renungan yang cukup membuat saya selalu berpikir dan berbuat lebih lagi.
oke, kalau begitu mari bersama-sama kita merenung. agar kita bisa tahu apa yang mesti kita lakukan sekarang dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. karena menyesal itu belakangan, kalau duluan namanya pendaftaran kata seseorang dalam twitter..
sebenernya sembari menikmati apa yang ada, sekarang sih saya terlebih emang lagi meng"enak-enak"kan diri di zona nyaman ini. maksudnya my lovely home, Madiun yang mungkin dua atau tiga bulan lagi kondisinya bakalan gak akan sama karena saya harus sudah berjuang di ibukota. saya menikmati bau kamar saya yang sempit, menikmati kebersamaan sama keluarga, menikmati kumpul sama sahabat-sahabat terbaik saya, menikmati kuliner yang masih enak dikantong, menikmati ketidakadaan dari yang tidak ada (apa coba?), menikmati dengan berbaur dengan teman-teman baru dan ilmu yang seru, menikmati secangkir kopi yang harganya dua rebu tp masih sarat filosofi dan masih banyak lagi hal yang sedang saya nikmati sekarang ini.
semua yang saya lakukan karena saya tahu kalau saya mungkin akan tidak bisa atau tidak sering untuk melakukan "ritual-ritual" seperti yang saya sebutkan tadi. tapi saya jadi mikir lebih dalam, jika kita tahu saja kita akan menyiapkan semuanya dengan maksimal. maka untuk kematian yang waktunya tidak bisa kita prediksi apa kita juga sudah memaksimalkan apa yang kita lakukan?? *lagi-lagi ini renungan yang cukup membuat saya selalu berpikir dan berbuat lebih lagi.
oke, kalau begitu mari bersama-sama kita merenung. agar kita bisa tahu apa yang mesti kita lakukan sekarang dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. karena menyesal itu belakangan, kalau duluan namanya pendaftaran kata seseorang dalam twitter..
Komentar
Posting Komentar