INVESTASI yuk!

Haiiii...
Setelah sekian lama gak update blog, rasanya kali ini harus turun gunung..*halah,,
Kali ini mau sharing tentang investasi sih, saya yang baru paham ini cuma ingin berbagi kalau mau berinvestasi itu tidak hanya dengan menabung. Well,budaya menabung yang emang getol banget diperdengarkan saat kita kecil itu adalah budaya yang baik. Bahkan ada lagu anak-anak yang spesifik mengajarkan kita nabung ke bank. Lagi-lagi itu mengajarkan hal yang baik sih, tapi mungkin pencipta lagu itu lupa kalau setiap tahun itu akan ada inflasi. (jangan nanya itu inflasi apa, coba google nya dibuka dulu gaes!)
Ngomong-ngomong soal inflasi, kita yang pegawai di golongan kelas menengah ini (kalau ada yang bilang kita?lu aja kali,, tolong digetok palanya sendiri) MUNGKIN tidak akan bisa survive jika hanya menabung semata. Gaes, ternyata ada instrumen investasi lainnya yang bisa kita gunakan sebagai senjata untuk melawan si inflasi itu. Ada deposito, obligasi, reksadana, dsb.
Gue gak mau ngomongin semua instrumen itu, yang udah gue jalanin aja deh yaitu jenis Reksadana. Why, kok milihnya reksadana? Ya sebelum jawab itu, ada baiknya kalian ngerti dulu tujuan atau goal yang ingin kalian capai dari berinvestasi itu apa sih? Jadi setelah tau apa yang ingin dicapai maka tentukan instrumennya yang tepat. Dengan tau tujuan kalian apa, maka kalian akan semangat dan rajin untuk menginvestasikan dana kalian. Jawab yah, kenapa reksadana. Ya menurut gue yang masuk akal dengan tujuan yang pingin gue capai ya dengan reksadana sih, as simple as that. Ya karena reksadana bisa dicairkan kapan saja, bisa dengan nominal berapa saja (ada nilai minimalnya sih, walau gak semahal kalau kita naruh ke deposito), gak perlu ikut mikir kalau saham lagi naik atau turun kaya ikut tradding, pokoknya yang menurut gue gampang dan tujuan gue tercapai.
Beberapa hari yang lalu temen kantor ikut ngebeli reksadana, seneng deh rasanya bisa menginflunce orang lain buat memulai investasi. Walaupun harus memberikan pemahaman ke temen-temen bahwa asuransi beda sama investasi, asuransi itu hanya bersifat proteksi. Jadi kalau ada yang nawarin asuransi pendidikan tau kan harus ditolak atau enggak :p
Satu lagi kalau mau investasi yang perlu diperhatikan ialah risikonya apa, dan camkan pula bahwa bohong besar kalau ada yang ngomong low risk high return. Karena yang ada hukumnya ya low risk low retrn, dan high risk high return. Kalau mau cepet kaya sih, melihara tuyul aja atau babi ngepet...hihi,

Gue tau hal ini juga baru-baru aja kok, awalnya baca bukunya ligwina hananto yang”untuk Indonesia yang Kuat” kalau gak salah judulnya, buku yang selalu gue rekomendasiin ke teman-teman deket. Terus baca blog nya dia di qmfinancial.c*m dan stalking tuiter dari financial planner juga sih. Banyak lah sekarang media yang membantu kita untuk melek investasi selama kita mau belajar, so selamat berinvestasi!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

'gething-nyanding'

HADIAAAAAAH

Dirgahayu Mas Egiiiii