BOSAN berjanji

Nampaknya saya sudah bosan, bosan untuk berjanji. Berjanji untuk konsisten menulis di sini. Di blog ini. Saya mulai jengah dengan ketidakkonsistenan saya sendiri. Atas nama alasan apapun bahkan. Maka saya rasa, saya tidak perlu berjanji apapun, toh tidak ada yang akan menagih tulisan saya. Saya hanya perlu menyiapkan tulisan lebih banyak dan otak yang lebih aware, hanya karena saya rasa menulis itu perlu dan disinilah saya bisa menuliskan tentang apapun. Mungkin dengan begini nampaknya akan lebih leluasa bagi saya dalam menulis, tanpa (sok) merasa bersalah ketika ide-ide liar menggelayuti benak saya dan dengan terpaksa hal itu hilang entah kemana karena ke-sok-sibukan saya.

Saya adalah tipe orang yang bisa dianggap konservatif, harus menulis di depan laptop atau PC. Susah bagi saya untuk menuliskan blog di smart phone. Inilah hambatan bagi saya, ketika tiba-tiba ide muncul dengan sekonyong-konyongnya namun saya tidak sedang berda di dekat laptop atau PC. Mungkin seharusnya saya bisa menuliskan inti dari ide saya itu di note handphone, walau pasti isinya akan berbeda.


Kita sering sekali berjanji, berjanji hanya untuk mengingkari (hazeeeek). Sebenarnya kenapa sih kita berjanji? Awalnya kita pasti menganggap jika hal itu pasti bisa kita lakukan, tapi seiring dengan waktu yang bergulir ada hal-hal yang di dalam atau di luar kuasa kita yang menjadikan kita untuk menciderai janji. Jadi jangan pernah berjanji jika hanya untuk diingkari! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

'gething-nyanding'

HADIAAAAAAH

Dirgahayu Mas Egiiiii